Apa sih yang banyak membuat para ibu stress ? Saya pikir karena sebagai ibu banyak tuntutan kita terhadap anak-anak kita yang standar nya hampir mendekati sempurna, nyaris di seluruh aspek. Kita sering lupa bahwa kemampuan kita ada batasnya, demikian juga dengan kemampuan anak-anak kita.

Begitu kita memutuskan standar yang cukup tinggi ke atas pundak anak-anak kita, tidak heran kalau lantas bermunculan banyak masalah karena ketidaksingkronan antara tuntutan kita dengan kemampuan kita dan anak. Hasilnya ? ibu stress, anak stress.

Mengapa kita merasa sangat terbebani dan stress ketika mengajari anak kita sendiri tentang sesuatu hal ketimbang ketika kita mengajari anak orang lain dengan hal yang sama ? jawabnya jelas : karena tuntutan kita yang mendekati sempurna terhadap anak-anak kita sendiri sementara untuk anak orang lain ? tak ada tuntutan apapun! Stres menjadi memuncak jika anak kita menunjukkan sikap tak mengerti. Bagaimana kalau anak orang lain yang tak mengerti ? kita cenderung lebih sabar dan lebih santai. Lagi-lagi karena tak ada tuntutan apapun.

Bisa jadi kemampuan anak kita sama dengan kemampuan anak-anak lainnya, hanya karena kita berharap lebihlah maka anak kita terlihat ‘kalah’ dari yang lain. Dan jangan salah…. kemampuan kita menjadi ‘terbatas’ dengan tuntutan-tuntutan kita itu. Semakin sempurna tuntutan kita terhadap mereka, semakin kita membatasi kemampuan kita sendiri untuk menjadi pengajar yang bijaksana.

Kita semua mengharapkan kesempurnaan…. tapi sayangnya tak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk kita.. para ibu.

Image

Advertisements