Para Malaikat itu berkata: ” Mengapa Engkau hendak menempatkan di permukaan bumi ini orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah?” (QS: 2:30)

Tetapi Tuhan tidak menjawab bahwa Dia tidak akan melakukan hal itu ” Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (QS 2:30) Dengan kata lain:  Aku tahu bahwa Aku akan mengampuni mereka; kamu mengetahui ketidak patuhan mereka, namun Aku mengenal pengampunanKu. Dalam penyembahanmu, kamu mewujudkan aktivitasmu sendiri, sementara dalam pengampunanKu aku mewujudkan Karunia dan KedermawananKu.

“Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”, yaitu kecintaanKu pada mereka. Tidak soal seperti apapun mereka, Aku mencintai mereka. Meskipun kebahagiaanmu terletak pada keadaanmu yang tak kenal dosa, Aku ingin menunjukkan balas kasih terhadap mereka. Kamu menggenakan baju kesucian, mereka menggunakan pakaian balas kasih.

Beberapa ahli tafsir berpendapat bahwa; Dia menciptakan mereka demi balas kasih. Dia menciptakanmu untuk memberimu balas kasih. Dalam susunannya bumi itu rendah dan patuh. Orang-orang menginjak-injaknya dan memandang rendah terhadapnya. Sebaliknya api melalui susunannya mencari ketinggian dan keutamaan. Ia selalu berusaha untuk naik.Air mempunyai kemurnian bawaan tertentu dan kerendahan hati yang alamiah, tetapi bumi tidak mempunyai kemurnian itu, namun ia benar-benar mempunyai kerendahan hati.

Ketika Adam dilahirkan, dia berasal dari tanah dan air. Maka dasar kerjanya dibangun diatas kesucian dan kepatuhan. Air dan tanah ini diberikan kehormatan dengan sifat dari tangan Tuhan; “Apa yang mencegahmu dari bersujud kepadanya, yang telah Kuciptakan dari kedua tanganKu sendiri?” (QS 38:75)

(The Tao Of Islam page 190)

65