Homeless-1870

Gak ada yang bisa menjanjikan apa2 tentang masa depan. Kalau kamu yakin bahwa hidup ini bukan dibuat menuruti rencanamu, kamu gak akan berani sesumbar soal apa yang akan terjadi bahkan semenit kedepan.

Apa yang kita punya sekarang juga belum tentu selamanya kita miliki. Kalau besok apa yang kita punya saat ini masih menjadi milik kita, itu sudah sebuah keberuntungan. Kalau kamu gak bersyukur untuk itu, betapa kurang ajarnya kamu? Jangankan orang yang kamu cintai, hape mu itu saja bisa hilang besok kalau memang takdirnya harus begitu.

Jadi, apa yang kamu miliki sekarang itu sebenarnya sudah karunia besar. Apalagi kamu diijinkan memilikinya sampai bertahun tahun. Apa memang kamu lebih suka diuji dengan kehilangan terus menerus supaya ingat untuk bersukur atas apa yang tersisa dan masih kamu miliki? Diuji itu bukan piknik! Diuji itu berat! kalau untuk mengingatkanmu kamu lebih suka di ‘uji’ ya entahlah…. ini hanya soal pilihan.

Saya saja rasanya mau nyambit pakai sendal kalau ada orang yang sudah diberi makanan tapi masih saja mengeluh minta makanan ini lah-itu lah, makanan yang dia punya tak enaklah, inilah-itulah. Apa tak tau kalau dibelahan bumi lain ada orang yang sampai mengais ngais sampah karena kelaparan? Atau tak mau tau?

Banyak orang diluar sana yang akan sujud syukur 10 detik pada Tuhannya sebelum memakan makanan yang kamu keluhkan itu. Itu hanya soal makanan, bagaimana kalau soal anak? Soal hartamu? Soal pekerjaanmu? Dan lain-lain. Kebayang gak sih betapa sabarnya Tuhan dengan prilaku kita yang tak tau berterimakasih ini?

Tapi meski demikian, kita tetaplah manusia yang diciptakan dalam kesempurnaan yang tak sempurna. Kita hidup, kita mencoba, kita berbuat kesalahan, kita terguncang, kita jatuh, kita kesakitan, kita bangkit, kita coba lagi, kita akan terus belajar, terus tumbuh dan semua hanya bisa dijalani sekali saja dalam satu kesempatan yang bernama; kehidupan.

Kalau kehidupan itu sendiri dimaksudkan untuk menyempurnakan ketidaksempurnaanmu, masihkah kamu sulit melihat dan memahami betapa DIA sedang menganugrahimu???