Menurut pakar psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk, untuk mengetahui karakter seseorang memang tidak cukup hanya melihatnya di ruang publik. Guru besar ilmu psikologi itu menjelaskan, untuk menilai karakter seseorang juga perlu melihat perilakunya saat tidak di muka umum.

Karenanya Hamdi melihat sikap akrab dan hangat yang ditunjukkan Prabowo di atas panggung debat bukanlah watak aslinya. “Jadi itu tidak genuine. Watak aslinya yang menolak cipika cipiki,” tambahnya.

(http://indonesian.today/2014/06/psikolog-ui-sikap-akrab-dan-hangat-prabowo-di-publik-bukan-watak-aslinya-palsu/)
———————————————

Apa ini makna mimpi saya? Pemimpin yang munafik akan “dibunuh” oleh seorang kiayi?
walahuallam… Semoga Indonesia dijaga dan diberi pemimpin yang berhati tulus, bukan seorang munafik. Aamiin…

Advertisements