Susahnya berbicara tentang satu hal yang dipahami secara berbeda oleh dua orang adalah tidak adanya titik temu yang menyenangkan. Anyhow, perbedaan itu boleh2 saja. Tapi ketika perbedaan menjadi sarana untuk saling menyalahkan itulah yang kemudian menjadi “perang”.

Aku menyalahkan kamu dan kamu menyalahkan aku karena baik aku maupun kamu sama2 merasa konsep pemikirannya paling benar.

Terus terang aku tak berniat merubah apapun yang ada dalam kepalamu karena yang mengijinkan pemikiran2 itu masuk bersemayam disitu adalah DIA. Kupikir hanya DIA pulalah yang berkemampuan merubah semua dan bukan aku. Pun ketika kau berusaha mempengaruhi aku bahwa kaulah yang paling benar, aku tak merasa harus mengiyakan selain meradang dan menyerangmu habis2an.

Kita sama2 tak tahu mana kebenaran yang paling hakiki, kita hanya tau kita percaya pada sesuatu. Lillahi ta’Alla apakah yang kita percaya itu benar atau tidak? Orang boleh mengaku sudah memperbanyak ilmu untuk mencari kebenaran, boleh pula mengaku sudah berguru untuk memperdalam ilmu, bolah mengaku sudah ikhtiar untuk menjalankan ilmu, dan meski semua proses ngilmu itu tidaklah mudah, tapi kita tetap sama2 tak tau apakah ilmu itulah yang sesungguhnya membawa pada kebaikan atau malah kemungkaran?

Aku hanya berprinsip sesederhana dan semudah ini saja; bahwa ilmu yang kita cari bukan atas nama kepentingan duniawi melainkan Allah, adalah sebenar-benar ilmu yang akan kita dapat. Aku hanya berprinsip bahwa ilmu yang telah didakwahkan oleh nabi Muhammad PBUH dan yang terkenal sebagai sunnah nabi itu, adalah ilmu yang diwariskan pada ummat dan harus dijalankan. Tak ada ilmu yang terlewati oleh nabi utk tidak disampaikan, tak ada ilmu yang dirahasiakan oleh nabi dan diturunkan hanya untuk keturunannya saja, dan tak ada ilmu yang dipakai untuk tidak diketahui umat. Tak ada.

Allah SWT telah memberikan semua kepada utusanNYA itu dan tak ada lagi yang menerima apapun ilmu itu selain nabi. Diluar semua itu: bid’ah.

Aku hanya berprinsip bahwa ilmu yang dicari karena Allah semata, karena kepentingan untuk mendapat cintaNYA adalah ilmu yang membuat manusia semakin bijak, semakin tenang, dan semakin baik lahir maupun batinnya. Bukan yang malah membuat manusia semakin sombong, pemarah, stress, penuntut, tak bijak, atau lupa diri dan lain-lain. Ilmu yang membuat sebuah pribadi menjadi tak makin baik harusnya malah dipertanyakan.

And this person is someone who always complains about everything and appreciates nothing. He blames everyone and doesnt wanna take a mirror to look at himself. Instead of see the good about others and see the bad inside himself, he does vise versus.

It’s when someone expect too much, everything become so complicated.

“Anything that the Prophet left while he was able to do and he did not do; then we’re doing what he did not do while he was able to do, is a matter of BID’AH on you to do”

Finaly….. silent is the best reply to a fool…….. (Imam Ali)

 

 

 

 

 

 

e5e8e4c8896f0bccf8cfe0ce24943207

 

3672a38c784e3527b5f171b7f5fb3d6c

 

0743fecb00c6a71a4bb7309ab6510a1b

Advertisements