Iya sih, sebetulnya, hijab itu bisa mengendalikan kita dengan “nilai” yang di kandungnya. Betul, memang masih ada orang2 yang meski berhijab, tapi hatinya tak berhijab but itu kan urusan dia, bukan kita, bukan saya.

Saya sih tidak/belum berhijab, tapi karena anak saya malu takut ibunya disangka nasrani,  mau tak mau tiap ke sekolahnya saya berhijab mengikuti keinginannya. Di kota santri ini, memang lebih banyak wanita yang berhijab daripada yang tidak.

Saya sebetulnya lebih setuju pendapat Prof Quraish Shihab soal hijab (cari tau sendirilah), lagipun saya bukan lagi tipe yang kalau “keluar rumah”, penampilan jadi target utama. No. Begitu tak inginnya saya menarik perhatian orang, sampai2 cenderung tak peduli dengan penampilan, hanya karena memikirkan nama baik keluarga saja, dan menghargai orang lain maka saya berusaha kerras berpenampilan wajar dan seadanya , tak melebihi karakter saya sendiri.

Tapi meski begitu, memang saya merasakan ada sedikit perbedaan ketika menggunakan hijab dan tidak menggunakan hijab atau ketika sengaja berpenampilan seksi (dulu sempat begitu, nyekseh). Ketika saya berhijab, saya cenderung menjaga tingkah saya karena saya merasa sebagai ambasador dari ISLAM untuk dunia. Sumpah! begitulah rasanya. Kebayang kan gimana jaimnya saya? Jadi kalau kira2 saya merasa bakal capek jaim karena saya mau gowes sepeda sambil ngebut2, atau mau jongkok2 di pasar, atau mau ngopi sambil dengar musik,  saya memilih celana jeans dan kaos dan topi. Bukan hijab syar’i. Sementara itu, ketika menggenakan pakaian sekseh, saya merasa jadi spotlight (padahal enggak), merasa jadi celeb yang jaim juga meski caranya berbeda dengan jaim yang pertama. Gaya sekseh ini membebaskan saya dari beban sebagai ambasador Islam, meski gak bebas juga karena duduk jadi susah kalo mini skirt atau nunduk2 jadi ribet kalau belahan leher rendah…. gak nyaman juga.

Anyhow, kemudian saya terbiasa untuk menggenakan hijab kalau urusannya saya harus anggun, banyak diemnya (gak pencilaan) dan di acara2 yang memang cuma talking2. Untuk kegiatan2 energik, saya memutuskan untuk tampil sopan saja dan no hijab. Sementara untuk sehari2, saya memilih tak dikenali … alias tampil sebabu mungkin 😀

org2.jpg

Advertisements