Tiba2 saya ngeh, saya sedang mengarah ke kesalahan yang sama yang mengawali semua misserable. Paling tidak niatnya sama. Weeehhhh… bebalnya otak keledai ya? Masih pinteran dengkul kayaknya.

Tapi entah kenapa pulak, saya kok ya bisa ngeh. Pastinya ada “silent” pencerahan …,

Sepertinya ada peran pencerahan dari dakwahnya sister Yasmin Mogahed soal married. Bahwa do nikah kalau tidak karena Allah, jalannya akan berat. Or.. kalau sudah dalam sebuah pernikahan, dan terasa berat, maka niatkan saja bahwa menikah ini lillahi ta’Alla. Tak ada niat yg terlambat. Jadi, selama apapun itu kondisinya, kita berniat menjalani karena Allah (ingin dicintaiNya, ingin disayangiNya, ingin masuk ke jannahNya, dan iklas diujiNYA), so let it be.

Kalau niat yang lama sudah salah, janganlah pula buat niat baru yang kesalahannya di titik yang sama. Itu namanya keledai. Jatuh di lubang yang sama berkali kali. Rubah niat yang lama menjadi benar dulu, lalu buat niat baru yang lebih benar lagi. Niscaya semua yang datang sehubungan dengan aura salah-salah itu akan menguap, diganti dengan kedatangan hal2 baru yang masuk karena auranya benar.

Lalu sayapun mangut2…. , gak usah buat niat baru yang benar, kalau niat lama masih salah. Benarkan sajalah dulu yang lama dan lihat hasilnya. Kadangkala, tak perlu membuat niat baru yang benar, kalau niat yang lama sudah benar dan sudah membawa hasil. Karena niat baru itu dibangun diatas niat lama. Jika niat lama sudah kinclong, kadangkala tak perlu lagi niat baru. Tapi kalau Allah berkehendak, niat lama kinclong, niat baru bisa aja makin kinclong. Yang jelas, gak akan terbangun niat baru yang kinclong, bila niat lama masih buram oleh noda2 salah. Itu saja kemungkinannya.

Membenahi konstruksi yang salah dulu, baru bisa ningkat lantai. Kalau diterusin mbangun padahal kita tahu konstruksinya salah, bisa2 malah ambruk dua lantai. Tapi, kadangkala ketika konstruksi yang salah sudah bener, kita berasa nyaman already dan bisa merasa tak perlu jadiin dua lantai. Gitu perandaiannya.

Ya sudahlah…, saya memilih bebenah saja, dan tak memikirkan hal baru.

Advertisements