Dari kecil, kita sudah diajari ibu bahwa “hate speech” itu tak bagus. Bicara harus dengan manner, dengan tata krama. Kamu boleh bicara apa saja, tapi dengan tata krama, dengan budaya sopan santun.. bukan sembarangan….

Kalau saja saya tak diajarin orangtua untuk menghindari hate speech… jangankan didepan umum, didepan anak2 atau suami, saya pasti akan melakukan hate speech. Misalnya, suami lupa hari pernikahan (ini penting banget kan buat cewek pfffft), kalau biasa hate speech bunyinya akan seperti ini : “Dasar suami pikun!! tulalit!!! bagus gak gw gantung di pohon beringin, ulang tahun pernikahan aja bisa lupa??? Menjijikkan banget sih punya suami macam kamu??? nyesel gw kawin ma eloooo!!!” Kalau good manner speech gimana? : “Mas, aku sedih banget ih, ulang tahun pernikahan kita kamu bisa lupa… apa kamu sudah gak cinta lagi sama aku?” . Bisa kan??? Lalu kebayang gak respon mana yang paling buruk dari dua macam speech itu?

Bicara itu bebas… itu masih dijamin oleh negara, tapi sebebas apa? itu dibatasi oleh norma2, bahkan norma agamapun ada. Boleh free but no hate!, boleh kritik but no hate! Apakah sesulit itu membedakannya???

Saya jadi ingat ketika tetangga saya berantem, emak2 semua. Yang satu menggunakan bahasa “terkendali” meskipun posisi dia sedang super marah, sementara yang satu menggunakan bahasa kotor dan menyakitkan karena sudah lupa diri. Kesan saya? tentu saja respek pada yang berbahasa sopan!!! meskipun bisa jadi dia yang salah!! tapi karakter kata2 itu punya kekuatan tertentu yang ketika bahasanya positif, auranya akan positif juga. Aneh kan?

Saya tentu saja mendukung hate speech jangan sampai menjadi aturan resmi tak tertulis, dan menjadi budaya tambahan bangsa ini. Saya kuatir generasi2 muda akan merasa sah sah saja mengobral kebencian lewat kata2. Karena sesungguhnya bahasa yang sedemikian rupa itu merusak mental masyarakat secara perlahan-lahan. Jaman yang serba internet media seperti sekarang, meloloskan kebiasaan hate speech, sama saja dengan merusak mental generasi muda. Kalau kemudian mereka menjadi tak hormat pada orang lain, jangan salahkan siapapun tapi salahkan anda2 yang mendukung hate speech harus di bebaskan di negeri ini….

26794722f1ad75d6094a86bace4637e5 a3a1b80e63465c6dada48ff95ba690e2