Jaman batu, berhalanya ya batu. Lalu bagaimana dengan jaman sekarang? jaman kekinian ini? apakah masih batu berhalanya?

Ya gak lah! namanya juga jaman modern, kalau masih nyembah batu, bukan modern namanya. Dibilang gila kita kalau berhalanya masih sama dengan jaman batu. Berhalanya ikut berubah tentu saja.

Sesuai dengan namanya, jaman sekarang, berhala2 lebih banyak berbentuk digital. Berhalanya bahkan bisa lebih pintar dari manusia. Bisa diajak bicara, bisa menghibur, bisa menunjukkan sesuatu, bisa segala bisalah yang gak mungkin dilakukan oleh batu atau patung. Berhala2 modern yang gak butuh penyembahan model sujud2, tapi cukup dipegang ditangan saja, dia sudah kita “sembah” berjam-jam… berhari hari berbulan bertahun. Berhala yang jikalau tanpanya langit berasa runtuh, dunia hancur dan kita terputus dari peradaban. Berhala itu mampu membuat kita membentengi diri dari kehidupan nyata, memutus komunikasi dan memuja kesendirian dan kebahagiaan semu. Berhala kekinian yang mampu menghipnotis penyembahnya bahkan mem-brainwash penyembahnya sedemikian rupa sehingga lupa segala-galanya bahkan urusan akhiiratnya. Berhala yang modern punya obat bius masal yang bikin banyak manusia lupa diri, lupa hakekatnya, lupa tujuan hidupnya, lupa fitrah dan kodratnya, lupa segala-galanya.

Berhala-berhala bisu tapi mampu mengobrak abrik otak manusia dan mencincang hati manusia. Berhala-berhala digital yang mampu membekukan manusia. Berhala-berhala modern yang menciptakan zombi2 kekinian.

Sungguh kasihan manusia2 akhir jaman. Manusia2 yang menghadapi tipuan2 tingkat tertinggi tapi juga yang paling sedikit jadi penghuni jannahNYA. Perjuangan imannya tak lagi lewat fisik tapi AKAL!! Sungguh perjuangan tersulit dalam sejarah perjalanan kehidupan di bumi…..

8a179635ab464e27d4af6bfd1073ed2c

Advertisements