Saya pernah berada dalam situasi yang semua serba negatif bertahun-tahun. Yes.. I had been there. I enjoyed it to the fullest!

But, taukah kamu bahwa ada bagian kosong dalam hati yang hanya bisa kamu isi dengan mencintaiNya?

Apapun yang kamu lakukan karena kekecewaanmu terhadap sesuatu dengan cara “menegatifkan” dirimu, ternyata tak akan membawamu pada cahayaNya dan hatimu yang kosong dari nurNya itu akan tetap hampa meski kamu telah melakukan apapun yang kamu mau sepuas puasmu!

Itu karena saya mengalami. Negativity tak akan membuatmu semakin baik, tak akan pernah mengisi kosongnya hatimu dan tak akan pernah membuatmu menjadi seperti yang dikehendakiNya.

Saya tak tahu bermula darimana, tapi nurani saya berontak dengan aura negatif yang tak disukainya. Maka satu persatu saya lepaskan. It took years untuk melepas aura2 semacam itu.

Setiap saya melepas titik-titik negativ itu, setiap kali itu pula digantikan oleh titik-titik positif. Begitu terus menerus, sehingga aura positiv itu melingkupi saya dengan warna cerahnya. Hati hampa itupun mulai terisi oleh nurNya, dan saya menemukan ketenangan itu. Lil… By lil…

Thats why, saya menjauhi semua yang berbau negativ.. Kata2.. Kalimat2… Pemikiran2.. Saya kapok! Sedikit saja kebencian itu muncul dihati, peluang saya me-welcome setan sangatlah besar. Sedikit saja rasa marah itu mengintip dalam hati, setan dapat akses masuk untuk membesarkan api bara.

Saya memutuskan “mengabaikan” negativity sampai batas waktu yang walahuallam. Karena hanya sayalah yang mampu melindungi hati saya dengan akal ini. Hanya saya atas ijinNya.

Semoga tetap istiqomah dengan niat saya melindungi hati supaya nurNya tetap ada dalam ruang nurani, tak terusik dan membijaki saya…. Semoga….

image

Advertisements