Video ini saya buat karena kawan2 se projo ramai2 membuat sesuatu sebagai pengingat bahwa sepanjang 2015 yang paling menyita kepala kami adalah meluruskan semua berita miring yang beredar di dunia maya, melaporkan akun2 kurang ajar dan penuh fitnah kepada cyber crime, dan jumpalitan berusaha mencari kebenaran dari berita2 plintiran yang diciptakan cuma buat menjatuhkan pemimpin pilihan rakyat, pemimpin yang kami dukung.

Kami tak dibayar sepeserpun oleh siapapun. Murni ini karena kami sangat ingin mempertahankan pemimpin yang integritasnya tinggi meski dikelilingi orang2 jahat. Saya sih tak begitu “satria” seperti banyak teman2 lain. Saya berusaha mengawal sesuai karakter saya saja. Kadang kalau saya pikir orangnya terlalu stupid untuk paham ya tinggalkan saja. Karena dari sekian pendebat ada yang menolak berpikir, atau lari dari data2 jikalau dia tau teorinya terpatahkan. Orang yang berpikir itu kelihatan kok. Meski dia bersebrangan dengan kita, dia akan hati2 dengan argumennya, dan itu berbeda dengan yang isi kepalanya kosong melompong, yang bisanya hanya memutar kembali apa yang dia tahu seperti kaset rusak yang jalan di tempat dan menolak semua penjelasan masuk akal.

Para projo ini sendiri terdiri dari berbagai strata dengan tingkat pendidikan dan itelektual yang beragam. Ada yang jago dimasalah ekonomi, ada yang di teknologi, ada di bidang sosial, dibidang agama, hukum dan pemerintahan, sangat beragam. Ada yang dari kelas “tukang”, kelas ibu rumah tangga, wanita karier, mahasiswa, manager, dokter, direktur, atau bahkan TKW di luar negeri sana. Semua bersatu padu saling bertukar informasi dan membicarakan banyak hal tentang perkembangan berita, rumor dan masalah di internet.

Saya sangat marah dan tak setuju kalau kami ini dituduh sebagai pemuja yang buta karena cinta. Pada kenyataannya kami sering membicarakan apa yang terbaik untuk negeri ini yang kalau bisa itu kami sampaikan melalui jalur yang telah disediakan utk didengar presiden. Banyak termasuk kasus BG dulu itu.. kasus UU KPK dan lain lain… banyak yang kami viralkan di media supaya menjadi trend topik dan menjadi perhatian presiden sebelum beliau ambil keputusan. It is not buta man!! begitulah mengawal itu. Wong kami sendiri secara intern projo kadang2 tak sepemahanan dan tak satu kata kok.

Dan video ini saya buat hanya beberapa jam. Sebetulnya idenya lebih keren dari ini, cuma karena waktunya mepet, jadi kerjanya kilat kilatan saja. Ambil foto asal ambil aja, lagu juga yang saya ingat yang terbagus aja yang saya pakai , gak ada seleksi seleksi lagi. Waktu menata foto demi foto di vid inipun saya gak pake mikir… asal ambil taro ambil taro aja. Manapulak di movie maker gambarnya kecil2 dan saya tak pakai kaca mata…. buram!

Tapi dengan segala ke-terburu- buru- an itu, ketika hasilnya jadi, dan saya publish, dan saya punya waktu banyak untuk melihat kembali dengan jauh lebih relax, looh kok tersusun ya gambarnya? Bahkan gambar yg tulisannya “kerja kerja kerja” itu sesuai dengan back sound music nya yang agak berderap.

Oh well… ntahlah… saya cuma iseng aja kok , samalah dengan santainya kami mengawal sang pemimpin. Gak ada ambisi apapun selain mempertahankan pemberianNYA yang terbaik bagi bangsa ini. Itu saja…