Question: What Is Art Therapy?

Answer:

It may surprise you to learn that art can be an effective tool in mental health treatment. What could art possibly have to do withpsychotherapy? As an expressive medium, art can be used to help clients communicate, overcome stress, and explore different aspects of their own personalities. In psychology, the use of artistic methods to treat psychological disorders and enhance mental health is known as art therapy.

Art therapy integrates psychotherapeutic techniques with the creative process to improve mental health and well-being. The American Art Therapy Association describes art therapy as “a mental health profession that uses the creative process of art making to improve and enhance the physical, mental and emotional well-being of individuals of all ages. It is based on the belief that the creative process involved in artistic self-expression helps people to resolve conflicts and problems, developinterpersonal skills, manage behavior, reduce stress, increase self-esteem and self-awareness, and achieve insight.”

http://psychology.about.com/od/psychotherapy/f/art-therapy.htm

Kembali ke masa kecil…

Mungkin karena saya doyan menggambar, dulu, ketika kecil, kalau bete habis nangis jerit2, biasanya saya ambil buku or kertas or apalah yang bisa digambari dengan pensil, lalu mulai menggambar dengan anteng. Gambarnya macam2, bisa sejenis komik, bisa seorang putri, atau si cantik dan pangerannya. Pastinya manusia semua karena saya tak bisa menggambar binatang. Puas menggambar, memang rasanya menjadi lebih tenang, no hurt feeling. Itu sebabnya setiap kali kesal, atau habis ngamuk, saya pasti menggambar berlembar lembar.

Sesudah remaja, saya agak kurang menggambar, mungkin karena lebih senang mendengarkan musik atau main gitar. Itu bisa makan waktu berjam-jam.

Sekarang setelah tua, beda lagi aktivitasnya; crafting. Crafting menjadi pilihan saya karena “kenikmatan” yang dibawanya untuk jiwa saya. Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk acara ini, semakin banyak pikiran, bisa semakin banyak karyanya, dan semakin betah meng-crafting, gak peduli masak, gak peduli kerja, bahkan gak mau diganggu. Sesudahnya? lega dan lempeng sekali memang rasanya dada ini…

Belakangan  saya baru tahu ternyata ada teorinya juga dalam ilmu psikology. Tentu saja art therapy ini tak hanya berlaku untuk artis atau anak2, semua bisa melakukannya. Dijaman yang serba canggih sekarang apa saja bisa instan dipelajari melalui banyak media, termasuk art, untuk art therapy mu.

Daripada ngomel2 kesana kemari?

a1492a061b1f3c66f82aa0b9f1e5f6e6