Pertolongan Allah itu dekat, ternyata memang sedekat itu. Saya bukannya sok dekat (meski Allah sendiri yang bilang soal kedekatanNya dengan hambaNya), tapi kemarin saya memang mengalami.

Ceritanya setrikaan rusak lalu saya perbaiki ke supir tembak keluarga. Memang bisa dipakai tapi cuma sekali pakai lalu rusak lagi. Kecewa? Jelaslah..manapulak sudah keluar 50K. Browsing di internet harga baru strikaan seperti punya saya itu sudah 300K. Ppffft. Akhirnya untuk sementara pakai setrika mertua. Mau benerin lagi ke orang itu kok ya jadi mikir2. First impress udah nay nay!

Ceritanya lagi saya sedang curious edan edanan sama home made ice cream yang dari 500ml bahan bisa mekar jadi 3000ml ice cream selembut walls. Segala bayangan sudah berkecamuk dalam kepala yang membuat niat praktek benar benar tak tertahankan.

Dengan semangat menggebu prakteklah saya. Giliran memixer adonan, lah kok saya cium bau benda terbakar dari arah mesin mixer. Sial banget!!! Akhirnya saya berhenti tak melanjutkan takut malah rusak mixernya atau konslet.

Saya masih usaha minjem mixer ke tetangga. Tapi pas lihat bendanya kok ringkih banget. Dari merk nya yang ngasal (Nasional Plux) saya sudah insting ni benda bakal pecah berkeping kalau saya pakai mixer adonan ice cream yang terbilang berat. Mixer saya saja keok?
Sekali lagi saya browsing ngecek harga mixer saya di internet, weleh 500K!! Mampus.

Maka termangu mangulah saya tak tau harus berbuat apa. Tapi tetiba saya ingat pernah baca iklan service alat rumah tangga di grup jajanan kuliner lokal di sebuah jejaring sosial. Saat itu saya sempat sepemikiran dengan si pemosting: maaf postingan gak nyambung. Secara yang lain promo dan testimoni jajanan, eehh dia nyelonong nawarin service. Tapi heeyyy! Siapa tau dia orang yang dikirimNya untuk memback up semua masalah saya untuk urusan alat? Secara acara lembiru (lempar beli baru) sudah lama tak berlaku. Hah! Wasalam…

Maka segera saya sms dan dibalas! Dan tak lama barang2 rusak saya, setrika dan mixer, sudah berpindah tangan. Dan tak lama juga sudah dikembalikan pada saya lagi dengan kondisi bisa pakai plus bergaransi juga. Bayarnya tidak seperti kalau beli baru sekitar 800K, dia cuma minta 75K. Alhamdulillah.

Talking punya talking, mas itu kerja sebagai teknisi memang di pabrik besar, jadi ngerti urusan2 listrik dan perangkatnya.

Jadi sudah jelas kan bahwa pertolonganNya dekat? Jaraknya hanya antara mata dan hp :D, saya bisa mengeksekusi pertolongan yang dikirimNya.

Saya pikir kita hanya perlu pasang nalar, ikhtiar doa dan tak putus asa, lalu pertolongan itu akan muncul begitu saja! Just like that dari arah yang tak diduga duga.

Pilihan saya cuma dua: beli baru lalu kehilangan 800rb. Atau bertahan tak punya setrika dan mixer ntah sampai kapan. Tapi, ikhtiar membawa saya pada guidenceNya, sehingga saya tak kehilangan barang2 saya dan hanya keluar sedikit biaya untuk perbaikan plus perawatan pula.

Cuma berbagi cerita supaya kita jangan pernah berhenti berdoa, meminta dan ikhtiar. Tak ada yg sia sia dari apa yang kita tau. Bahkan ternyata saat saya membaca iklan service yang jauh dari sebelum saya membutuhkan service itupun tak sia sia!

Everything mean good for us, only if we knew.

Subhanaa Allah.

Advertisements