black.jpg

Menua itu bawaan alam…tak bisa ditolak tak bisa juga lari daripadanya. Suka tak suka kita terus maju ke arahnya, seperti magnet pada besi, tarikannya tak terhindarkan.

Lalu jikalau menua tak dapat apa apa, betapa meruginya? And me? what have I got? Ohh nooooo… ibarat membawa trolly belanjaan, selama hidup ngider di dalam supermarket pelajaran hidup , isi trolly saya cuma terisi 1/8, sementara yang lainnya yang setua saya mungkin sudah penuh menggunung. Sial? mungkin ya..

Saya adalah domba yang selalu jauh dari gembalanya… lebih suka bermain bersama srigala dan dimakan berkali kali, mati berkali kali, dan kembali babak belur tanpa apapun selain kotor dan luka. Betapa meruginya…

Tapi masih ada sisa waktu, saya harap, untuk membenahi diri, membersihkan diri, merapikan diri; bersiap menghadap Sang Khalik. Inipun masih perlu banyak tuntunan … karena bersih diri saja ternyata tak cukup, karena perlu bersih jiwa dan bersih hati untuk sampai padaNYA… sampai padaNYA.

Advertisements