Bisa ya orang itu menilai quran tanpa mau mendalami dulu isinya? Menghakimi Islam hanya dari hasil pemikiran2 orang lain? Menghakimi Islam hanya dari melihat segelintir muslim korup? Kok berani ya orang itu melakukan semua ini? Mengapa? 

Bisa ya orang itu mengakui beragama Islam yang tiap saat meneriakkan kemerdekaan sesama muslim yang terjajah kebebasannya di negeri syam sana atau negeri dimanapun, tetapi menjelek-jelekkan bahkan membabi buta menuduh fitnah pada pemimpin negerinya sendiri? Apa orang itu tidak ngeri setinggi apa derajat orang yang dia hujat dimata Allah? Bukankah orang itu tak pernah tahu? Beraninya dia mengandalkan omongan orang atau hasil pemikiran orang lain sebagai alat menghujat pemimpinnya sendiri tanpa takut akan murkaNya? Tidakkah terpikir olehnya bahwa dia tak tau apapun tentang pemimpin yang suka dia hujat itu? Tidak malukah orang itu mengaku beragama Islam? Apakah rasulnya mencontohkan begitu?

Bisa ya orang itu merasa selalu benar akan keyakinannya sendiri? Padahal keyakinan itu dari hasil pemikiran orang lain yang ntah ada maksud apa didalamnya orang itupun tak tahu? Cuma karena dia merasa cocok dengan nafsu dan waswasanya sendiri, lalu dia merasa menemukan kebenaran yang nyata?

Bisa ya orang itu berteriak lantang membenci dibandingkan di satu hal, tetapi dilain hal melakukan pembandingan itu sendiri? Hanya karena sejalan dengan nafsunya?

Bisa ya orang meneriakkan anti kebencian tapi dilain waktu menyebarkan kebencian???

Bisa ya orang meneriakkan HUMANITY !!! Tapi di saat lain menunjukkan anti humanity bahkan pada saudara sebangsanya sendiri?

Bisa ya orang meneriakkan MENCARI KESAMAAN HAK BERAGAMA tapi dilain waktu melakukan ketidak adilan pada agama lain?

Sesungguhnya kitab saya tak pernah mengubah-ubah kebenaran seperti manusia, seperti orang-orang itu. 

Advertisements