Ternyata ada untungnya juga jadi orang yang tak suka bergaul :D. Jeleknya jelas; tidak bersilaturahmi, tidak punya banyak kawan, dan kalau mati siapa yang bakal ngedoain??? Orang-orang banyak yang tak tahu bahwa kita ada kok…ya kan?

Untungnya? jauh dari intrik, jauh dari gosip, jauh dari fitnah. Lha, siapa yang mau fitnah? mereka kan gak tau saya ada? atau kalaupun tau, mereka tak tau sepak terjang saya, lalu apa yang mau dibuat gosip??

Dulu, saya sempatlah punya teman2 sesama ibu-ibu di TK, atau di SD anak pertama saya. Anak pertama karena, ketika anak pertama itu sajalah saya banyak luangkan waktu menungguinya pulang sekolah, disekolah. Jadi ya mau tak mau gabung dengan sesama “penunggu” di sekolah. Dalam skala kecil segitu saja sudah macam2 rumor yang diomongin dan macam2 fitnah yang terdengar kuping, mau tak mau. Terus terang, saya tak suka kondisi ini. Saking tak sukanya, saya sampai semacam trauma kumpul2 begitu. Pertama, buat saya gak penting banget ngomongin orang. Untungnya apa? kecuali mau mencari way out, lalu menganalisa masalah, perlu deskripsi yang detil supaya gak salah analisa. Ini pun sebetulnya tak baik, tapi kadang2 kepepet harus lakukan itu.

Sekarang dijaman serba digitalpun, orang masih suka kumpul2; lewat grupies di medsos, atau aplikasi2 gadged. Saya cuma mau punya aplikasi whatsup (tak mau lebih dari satu), dan punya beberapa grup yang saya “dipaksa” masuk; grup teman dan keluarga dan sahabat. Di grup teman hampir semua saya MUTE, di grup keluarga cuma ada dua; keluarga besar dan keluarga inti, yang keluarga besar, saya mute. Grup sahabat cuma dua, tak ada yang dimute karena anggotanya sedikit, sahabat SMA cuma 4 orang, sahabat kuliah 7 orang. Pernah ikut grup politik, tapi saya keluar karena isinya lama lama tak berbobot. Grup2 FB mesanger, saya off kan semua, itupun tak saya instal ke gadget saya, biarkan di laptop saja yang cuma kadang2 saya buka.

Dan ternyata meski hanya lewat grupies begitu, intrik antar anggota ternyata bisa terjadi. Masalah bisa muncul meski lewat obrolan tulisan. Sungguh lucu, dan aneh juga. Ini yang membuat kadang saya tak habis pikir dan bersukur banget punya mulut yang malas ngomong, dan otak yang malas mikir hahahaha

Pasang head set, denger lagu atau dakwah ustad faves rasanya lebih worth it…..

32ece8dec2f38c9d3ba0d2ea3aa43e33

 

Advertisements